Undangan Menulis 1

Kepada: Yang Merasa Diundang

Perihal: Undangan menulis di Surau

 

Salam!

Dua pekan ini kami diam-diam menyiapkan sebuah ruang mungil untuk pertemuan pemikiran terang di “Surau Rakyat Institute” alias SRi. Maka bersama surat ini, kami ajak rekan-rekan penulis untuk menghibahkan karyanya di laman web suraurakyat.com

Ini bukan inisiatif segar memang, di tengah hiruk-pikuk banjir informasi dan kanal opini-esai yang sudah masyhur. Tetapi, gagasan baru yang diusung SRi adalah penyatuan pikiran-pikiran besar dari simpul-simpul kecil di kabupaten/kota. Tentunya yang jauh dari sorot lampu ibu kota. 

Sekaligus, kami ingin meruntuhkan pandangan bahwa kebiasaan berbagi gagasan lewat tulisan berkualitas adalah milik orang-orang kota dan media raksasa. Ingatkah bahwa 100 tahun lalu perwakilan kongres pemuda juga berasal dari pelosok? Jangan-jangan pemikiran orang lereng gunung, pesisir, hingga wilayah perbatasan tak dikenal adalah kunci yang hilang itu? Untuk membuka pintu kemerdekaan pikir yang sesungguhnya?

Maka lewat SRi, kami mengajak menyatukan pikiran, menang atau kalah. Membawa generasi ini ke pintu itu. Tak masalah jika setahun dari hari ini kita tak dapat sorotan dan dilupakan. Setidaknya kita sudah bertarung. Kita telah melawan. Sebaik-baiknya, sehormat-hormatnya (meminjam kata nyai Ontosoroh dari Pram).

Tulisan kawan-kawan bisa dititipkan di beberapa bilik Surau. Boleh dengan kata-kata panjang berbau opini dan esai seperti sospol, sejarah budaya, agro-eko, cerpen, dan seri (untuk tulisan bersambung). Kata-kata bertuah-indah bisa tampil di puisi. Sedangkan pandangan spiritual bahkan berbau “paranormal” kami persilahkan hadir di spiritual. Penyuka bacaan anti mainstream hingga jurnal perlu lah berbagi resensi di “buku“. Oh ya, cerita akar rumput yang kami cari, bahkan tentang sepiring hidangan emak-emak di desa juga boleh dicatatkan di “meramban“. Silahkan kirim ke email kami: suraurakyatinstitute@gmail.com dilengkapi dengan profil singkat penulis dalam 3-5 kalimat.

Tak perlu khawatir dengan prasyarat teknis, tulis saja. Boleh juga kirim draft lewat tautan Google Doc atau balas pesan ini langsung. Nanti kami yang akan bantu rapikan. Bahkan karya yang sempat singgah di blog pribadi pun kami terima. Sekali lagi, niat SRi adalah berbagi pengetahuan dan pemikiran. Tanpa melupakan asal-usul tiap penulis dan sekitarnya. Seperti mantra kami: “Mengakar, Merawat Nyala Pikir”.

Jika pesan ini dirasa merepotkan atau menyinggung, maka lupakan saja. Hak kalian. Kami terima, tetapi kami tak akan bosan mengajak. Kami tunggu kalian di ledakan pemikiran abad ini!

Semoga kedamaian selalu hinggap di hati kita semua. Tabik!

 

Lereng Dieng, 23 Oktober 2025

Pemuda Surau 1

One comment on “Undangan Menulis 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *