• Agroekologi - Sospol

    Simpang Jalan atau Salah Jalan?: Kritik Atas Tulisan Paradoks Kesejahteraan Petani Wonosobo

    Saya merasakan keresahan atas diri banyak penulis di Wonosobo yang gemar melakukan kutipan dari perspektif agama tetapi terkadang tidak tuntas dalam membahas sesuatu hal secara historis, analitik dan komprehensif. Mengutip pernyataan Nurcholis Madjid di majalah Prisma (1982) yang resah karena kebanyakan pemikir Islam lebih gemar menjadikan Islam sebagai suatu perspektif semata tetapi dalam memahami persoalan terkadang tidak ketat dan tidak selesai. Perspektif agama bukanlah andalan, tetapi justru sistem agama dalam menghadapi berbagai masalah harus mampu mengatasi secara konkret. Mengikuti alur berpikir Karl Polanyi, agama dalam bentuk institusi sosial harus mampu menjawab tantangan dan masalah bukan sekadar seperti korektor ujian yang…

  • Sosial - Sospol

    Sebelum Matinya Kepakaran: Bagaimana Intelektual Gagal Berkomunikasi

    Pada akhirnya, peran dialog dalam lingkup literasi diperlukan secara penuh untuk mengatasi fenomena matinya kepakaran. Para intelektual dapat mengembangkan dirinya secara eksklusif melalui metode ilmiah yang tidak dikenal publik, tetapi bersifat inklusif dalam proses komunikasi sehingga mampu dipahami oleh publik secara luas. Ketat didalam lingkaran, tetapi luwes ketika diluar. Dan, pemikiran bahwa literasi dapat tumbuh dengan sendirinya tanpa melalui pola yang inklusif harus dikikis habis sehingga masyarakat semakin dekat dengan lingkaran eksklusif kaum intelektual dan pada akhirnya lebur menjadi tanpa sekat yang memisahkan. ~ Yoga Aditya L, 2025.

  • Pergerakan - Sosial

    Nahdlatul Ulama dari Luar: Mengurai Reaksi Publik

    Pada akhirnya, segala macam dinamika yang terjadi tetaplah menjadi fakta sejarah yang mungkin akan terlupakan atau tetap tercatat dan diingat oleh manusia. Tetapi, proses hari-hari ini ditentukan oleh respon kita yang kemudian berwujud menjadi suatu tindakan. NU tidak akan runtuh hanya karena masalah besar yang menerpa, tetapi justru berasal dari masalah-masalah kecil yang berubah wujud menjadi kebiasaan, menjelma menjadi sesuatu yang lumrah kemudian berubah menjadi karakter yang tidak siap menjawab tantangan zaman. ~ Yoga Aditya L, 2025.

  • Sosial - Sospol

    Nestapa Icarus Modern: Ketika Anak Muda Dipaksa Merantau

    Anak muda di daerah yang miskin sebenarnya juga melakukan hal yang sama dengan Icarus, merajut sayap untuk terbang meninggalkan daerahnya, dengan konsekuensi yang juga mereka tidak diketahui. Beberapa Icarus berhasil mengalahkan matahari dan menjelajahi dunia, sebagian lagi sayapnya terbakar dan mati dengan cara mengenaskan di laut Aegea. Tetapi, masih ada pemuda-pemuda yang sinis dengan orang seperti Icarus, tak pernah merajut sayap dan memilih menjadi petani tua tanpa pernah melihat dunia. ~ Yoga Aditya, 2025

  • Sosial - Sospol

    Jalan Ahmad Yani Wonosobo Layak Dibuat Seperti Malioboro: Sudut Pandang Filosofi Sampai Pariwisata

        Jalan Ahmad Yani Wonosobo adalah sebuah jalan utama dengan pasar, pusat peradaban dan institusi sosial lain berkumpul di dalamnya. Dalam filosofi Jalan Ahmad Yani, merujuk pada aktivitas manusia yang masih sibuk pada dinamika dunia material ini, sebelum jiwa manusia berefleksi di alun-alun dan meraih derajat untuk memimpin manusia. Ujung dari Jalan Ahmad Yani adalah Dieng, tempat dimana manusia direpresentasikan kembali ke Yang Maha Kuasa. ~Yoga Aditia, 2025.

  • Pergerakan - Sosial - Sospol

    Jiwa Retak Pemuda: Menjawab Tantangan Dunia

    Pemuda pada satu sisi dituntut untuk meneladani peristiwa masa lalu secara reflektif, dituntut untuk menyelesaikan problem hari ini serta membayangkan dan mengusahakan suatu masa depan yang lebih baik. Meskipun manusia pada dasarnya retak, tetapi pada kondisi pemuda diperlukan analisis yang khusus. Retakan yang timbul akibat pertarungan antara narasi, realitas dan imajinasi membentuk pemuda menjadi tiga golongan. ~Yoga Aditya