• Sosial - Sospol

    ‎Lupakan Soal Gaji Rp5 Juta, Kamu Harus Tahu Sisi Gelap Kabupaten Gresik

    Jika kamu masih melihat sisi bonafit Kabupaten Gresik, kamu harus tahu bahwa warga lokal, pedagang kaki lima, atau pekerja swasta lainnya banyak yang tidak bergaji lima juta rupiah. Mereka menghirup racun yang sama, menghadapi risiko ISPA atau TBC yang sama, cuma bedanya sandaran ekonominya berbeda. Tapi bicara soal kesehatan, rasa-rasanya hidup di Gresik tidak hanya berpotensi terkena penyakit paru-paru. ~ Mohammad Mukarom, 2025.

  • Sosial - Sospol

    Dark Pattern: Cara Halus Mengatur Pengguna Aplikasi

    Brignull menyatakan bahwa dark pattern merupakan trik yang digunakan aplikasi agar pengguna melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak dimaksudkannya, misalnya membeli atau mendaftar untuk sesuatu dalam aplikasi. Jadi pada dasarnya, dark pattern merupakan suatu strategi yang digunakan untuk mempengaruhi pengguna mengambil sebuah keputusan untuk melakukan sesuatu yang seharusnya tidak ia lakukan. ~ Harry Brignull (2010)

  • Sosial - Sospol

    Sebelum Matinya Kepakaran: Bagaimana Intelektual Gagal Berkomunikasi

    Pada akhirnya, peran dialog dalam lingkup literasi diperlukan secara penuh untuk mengatasi fenomena matinya kepakaran. Para intelektual dapat mengembangkan dirinya secara eksklusif melalui metode ilmiah yang tidak dikenal publik, tetapi bersifat inklusif dalam proses komunikasi sehingga mampu dipahami oleh publik secara luas. Ketat didalam lingkaran, tetapi luwes ketika diluar. Dan, pemikiran bahwa literasi dapat tumbuh dengan sendirinya tanpa melalui pola yang inklusif harus dikikis habis sehingga masyarakat semakin dekat dengan lingkaran eksklusif kaum intelektual dan pada akhirnya lebur menjadi tanpa sekat yang memisahkan. ~ Yoga Aditya L, 2025.

  • Ajar - Sosial - Sospol

    Membangun Generasi Tangguh di Era Digital: Urgensi Computational Thinking dalam Kurikulum Nasional

    Pola pikir komputasional dapat menumbuhkan karakter siswa yang lebih tangguh dan adaptif. Di dunia nyata, masalah jarang sekali muncul dalam bentuk sederhana. Sering kali, seseorang harus menghadapi situasi kompleks yang tidak memiliki satu jawaban pasti. Dengan terbiasa menganalisis masalah secara terstruktur, siswa akan lebih percaya diri menghadapi tantangan. Mereka tidak mudah menyerah ketika menemui hambatan, karena mereka memiliki cara berpikir yang membantu mereka memetakan masalah, merumuskan alternatif solusi, dan menguji langkah-langkah yang paling efektif. ~ Dian Asmarajati, 2025

  • Pergerakan - Sosial

    Nahdlatul Ulama dari Luar: Mengurai Reaksi Publik

    Pada akhirnya, segala macam dinamika yang terjadi tetaplah menjadi fakta sejarah yang mungkin akan terlupakan atau tetap tercatat dan diingat oleh manusia. Tetapi, proses hari-hari ini ditentukan oleh respon kita yang kemudian berwujud menjadi suatu tindakan. NU tidak akan runtuh hanya karena masalah besar yang menerpa, tetapi justru berasal dari masalah-masalah kecil yang berubah wujud menjadi kebiasaan, menjelma menjadi sesuatu yang lumrah kemudian berubah menjadi karakter yang tidak siap menjawab tantangan zaman. ~ Yoga Aditya L, 2025.

  • Pergerakan - Politik - Sosial - Spiritua

    NU di Simpang Kekuasaan: Ketika Risalah Syuriah Membelah Jalan Jam’iyah

    Mungkin, krisis hari ini memang harus terjadi. Ia memaksa NU bercermin, menilai dirinya, dan menentukan ulang orientasi zaman. Jika risalah Syuriah adalah alarm, maka konflik ini adalah kesempatan: kesempatan untuk menata ulang hubungan tradisi–modernitas dalam tubuh NU, kesempatan untuk memperjelas batas antara diplomasi dan kompromi, kesempatan untuk menyaring kembali mana yang barakah dan mana yang hanya gemerlap global. ~ Fairouza, 2025.

  • Buku - Politik - Sosial

    Dari Sel Rezim Mussolini ke Dunia Hari Ini: Membaca Kembali Warisan Gramsci

    Prison Notebooks adalah monumen pikiran yang tidak lahir dari kemenangan, tetapi dari kekalahan yang diolah menjadi refleksi mendalam. Dari isolasi yang nyaris membungkam, Gramsci merumuskan teori yang justru menghidupkan kembali tradisi Marxis dan menembus batas abad dua puluh. Karya itu kini menjadi rujukan wajib bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana kekuasaan dipertahankan dan bagaimana ia dapat ditantang. Dalam dunia yang terus berputar di bawah hegemoni baru, gagasan gagasan Gramsci tetap bersinar sebagai panduan untuk membaca kenyataan dan membayangkan masa depan yang lebih adil. ~ Hamdan Abror, 2025.

  • Buku - Politik - Sosial

    How Democracies Die: Mengulas Tulisan Levitsky dan Ziblatt

    Tidak ada demokrasi yang mati dalam satu malam. Tidak ada suara dentuman yang tiba tiba mengumumkan akhir dari sebuah tatanan politik yang selama ini diyakini sebagai cara paling rasional untuk mengelola kekuasaan. Dalam banyak kasus, demokrasi justru padam seperti api kecil di sudut ruangan yang perlahan kehabisan oksigen. Ia tidak runtuh karena serangan frontal, tetapi melemah dari dalam dirinya sendiri. ~ Hamdan Abror, 2025.