Bundengan Kyai Surung
Sembari membetulkan pengikat kowangan dari ijuk yang mulai lepas, Kyai Surung berpikir keras, bagaimana caranya mengajak para petani untuk melawan Belanda yang selalu membodohi warga. Sesekali dahinya berkerut, tanda beliau sedang berpikir. Tatapan…
Membebaskan Logika dari Belenggu Mistisisme
Dengan demikian, pembebasan logika dari mistisisme adalah langkah strategis menuju kemerdekaan intelektual, sosial, dan politik. Logika, sains, dan moralitas harus berjalan seiring untuk membentuk masyarakat yang kritis, rasional, dan beradab. Liberasi…
Dunia Tanpa Lupa
“Aku yakin, bahwa sebenarnya kita bisa tak terbebani akan masa lalu. Kalau lupa itu memang tak ada, tidak mungkin orang akan mengenal kata lupa. Pasti ada orang yang pernah singgah ke dunia kita, atau orang kita yang mampu buat lupa.” ~ Wasito Utomo
Belajar Politik dari Novel Animal Farm
Awal novel menceritakan tentang tentang asal muasal pemberontakan dan bagaimana Peternakan Binatang dibangun bersama. Pada awalnya semua aturan, tradisi, bahkan pembiasaan (misalnya menyanyikan lagu Binatang Inggris) dilakukan demi pemerataan. Sama rasa,…
Ketika Prana Tidak Diizinkan Bernapas
Dharma melangkah pincang di alun jagat, timbangan condong pada gema kuasa, yang kecil berbaris menunggu takdir, sementara janji berlalu tanpa rupa. Meja musyawarah sarat sabda berkilau, namun ksiti tetap berdebu, aturan dibacakan seperti…
Menjadi Rausyan Fikr: Agama Tidak Pernah Netral dalam Politik Kekuasaan
Pada akhirnya, konsep Rausyan fikr yang ditawarkan Syari’ati bukanlah status sosial atau identitas eksklusif. Ia adalah komitmen yang terus diperbarui. Komitmen untuk belajar, berpikir kritis, dan berpihak pada mereka yang tertindas. Dalam dunia yang…
Bangsaku di Mata Bangsa Lain
“Itu yang jarang kita curigai, revolusi hijau bertumpu pada empat hal, irigasi, pupuk kimia, pestisida dan varietas unggul. Apa tidak mungkin jika beberapa tahun kemudian mereka menggunakan itu untuk tanaman yang lain? Seperti yang tadi kau katakan,…
Toh Abang dan Propaganda Jepang, Latar Takdir Kaito dan Jariyah
Di daerah perbatasan Magelang, tepatnya di sekitar kawasan Kaliangkrik, seorang prajurit Jepang bernama Kaito mengemban tugas propaganda itu. Pangkatnya di Sendenbu tidak diketahui dengan pasti, namun bisa disetarakan sekelas prajurit satu atau tamtama.…
Surawana, Pendekar Mbejujag dari Lereng Bismo
Bisa dibilang, Surawana adalah pencuri yang cerdik, hingga sulit untuk ditangkap apalagi banyak cara mencurinya yang misterius. Berkebalikan dengan ketenarannya, ternyata Surawana adalah seorang pemuda bertubuh kecil namun lincah. Berbeda dengan bayangan…
Reset Indonesia, Buku yang Membantu Menata Kebijakan, Mulai dari Cara Pikir
Sudut pandang dari tiga generasi menjadikan judul-judul yang diangkat di buku ini sangat ramah dengan segmen pembaca. Jika disarikan dalam sedikit kata, buku ini mungkin berisi keresahan dan jawaban. Tentunya keempat penulis bukanlah ahli di banyak…