Musda XI Golkar Wonosobo Pilih Imam Teguh Sebagai Ketua Secara Aklamasi
"Dipilihnya Pak Imam sebagai ketua definitif itu memang sudah sesuai AD/ART. Sudah menurut kami sesuai proses dan jalurnya, seperti itu. Urutan dari pendaftaran sampai syarat-syaratnya semuanya sudah memenuhi persyaratan," tegas Rudi Suharyadi.
Belajar Politik dari Novel Animal Farm
Awal novel menceritakan tentang tentang asal muasal pemberontakan dan bagaimana Peternakan Binatang dibangun bersama. Pada awalnya semua aturan, tradisi, bahkan pembiasaan (misalnya menyanyikan lagu Binatang Inggris) dilakukan demi pemerataan. Sama rasa,…
NU di Simpang Kekuasaan: Ketika Risalah Syuriah Membelah Jalan Jam’iyah
Mungkin, krisis hari ini memang harus terjadi. Ia memaksa NU bercermin, menilai dirinya, dan menentukan ulang orientasi zaman. Jika risalah Syuriah adalah alarm, maka konflik ini adalah kesempatan: kesempatan untuk menata ulang hubungan…
Dari Sel Rezim Mussolini ke Dunia Hari Ini: Membaca Kembali Warisan Gramsci
Prison Notebooks adalah monumen pikiran yang tidak lahir dari kemenangan, tetapi dari kekalahan yang diolah menjadi refleksi mendalam. Dari isolasi yang nyaris membungkam, Gramsci merumuskan teori yang justru menghidupkan kembali tradisi Marxis dan…
How Democracies Die: Mengulas Tulisan Levitsky dan Ziblatt
Tidak ada demokrasi yang mati dalam satu malam. Tidak ada suara dentuman yang tiba tiba mengumumkan akhir dari sebuah tatanan politik yang selama ini diyakini sebagai cara paling rasional untuk mengelola kekuasaan. Dalam banyak kasus, demokrasi justru…
Membaca Akar Kemunduran Dunia Islam: Analisis Historis Berdasar Gagasan Ahmet T Kuru
Sejarah panjang dunia Islam menunjukkan bahwa peradaban tidak terbentuk dari keseragaman atau dominasi tunggal, tetapi dari dialog antara berbagai tradisi dan disiplin ilmu. Pada masa keemasan dunia Islam tidak menolak pengaruh luar. Mereka menerjemahkan…
MARSINAH: Luka Kolektif dalam Politik Rekonsiliasi Sejarah
Lantas, apa dosa Soeharto terhadap kematian Marsinah? Ia adalah penggerak system yang memberikan otoritas penuh bagi Militer untuk memberangus siapapun yang di anggap bisa memicu ledakan sosial dan membangkitkan suara-suara rakyat. Akibatnya, militer…
Soeharto dan Bayangan Firaun dalam Sejarah Indonesia
Kesamaan pola antara Soeharto dan Fir’aun menunjukkan bahwa wacana pemuliaan Soeharto bukan hanya salah secara politik, tetapi juga bertentangan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan Al-Qur’an. Teks suci itu dengan tegas memperingatkan umat manusia untuk…
Rumus Ajaib dari 1825 ~ Bagian 5
Metode yang dipakai untuk menghancurkan mereka masih sama, politik pecah belah. Di masa kerajaan, VOC akan condong ke salah satu pihak penerus keraton hingga ia menjadi raja. Lalu memecah belah kekuasaan di daerah bawah. Lalu jika membaca kembali Metode…
NU, Orde Baru, dan Romantisme Kepahlawanan Soeharto: Sebuah Cermin dari Dilema Sejarah
Romantisme terhadap Soeharto adalah cerminan kelelahan masyarakat kita sendiri. Kita muak dengan politik yang gaduh, elite yang saling berebut kursi, dan janji reformasi yang tak kunjung menyejahterakan rakyat. Dalam kelelahan itu, figur Soeharto tampak…