Di tengah arus migrasi yang makin besar dan pasar budaya global yang semakin cair, nilai bahasa Indonesia justru makin terasa. Kata-kata yang dibawa diaspora bukan sekadar tuturan, melainkan modal yang memungkinkan mereka menjejak dunia sembari tetap terhubung dengan tanah asal dan lidah ibu mereka. ~ Naely Haq, 2025