Apa yang sebelumnya terasa intim dan terbatas, kini perlahan berubah menjadi lebih terbuka, lebih mudah diakses, dan pada akhirnya, lebih ramai. Istilah-istilah seperti curated trip, immersive experience, atau bahkan healing journey semakin sering digunakan seolah-olah mampu membingkai pengalaman ini sebagai sesuatu yang tetap eksklusif. Dari pergeseran tersebut, satu pertanyaan terus muncul dan berulang dalam benak saya: Are we preserving the experience, or consuming it together? ~ Mayaologi, 2026.