• Pergerakan - Sejarah Budaya - Seri

    Ngopi Imajiner Bareng Gus Ipul: Gelar Pahlawan untuk Soeharto

    Memberinya gelar pahlawan bukan penghormatan; itu penghinaan terhadap korban, sejarah, dan nurani bangsa. Soeharto bukan pahlawan, ia simbol kegagalan moral. Memberikan kehormatan itu sama saja menormalisasi pembantaian, represi, dan korupsi, mengajarkan generasi bahwa penindasan bisa dibenarkan. Bangsa yang masih mempertimbangkan ide ini kehilangan kompas moralnya dan mengkhianati masa depan rakyatnya sendiri. ~ Seteguk Kopi Terakhir di Ngopi Imajiner Abror

  • Pergerakan - Sosial - Sospol

    Jiwa Retak Pemuda: Menjawab Tantangan Dunia

    Pemuda pada satu sisi dituntut untuk meneladani peristiwa masa lalu secara reflektif, dituntut untuk menyelesaikan problem hari ini serta membayangkan dan mengusahakan suatu masa depan yang lebih baik. Meskipun manusia pada dasarnya retak, tetapi pada kondisi pemuda diperlukan analisis yang khusus. Retakan yang timbul akibat pertarungan antara narasi, realitas dan imajinasi membentuk pemuda menjadi tiga golongan. ~Yoga Aditya

  • Sejarah Budaya - Sosial - Sospol - Spiritua

    Bermimpi Tentang Masyarakat Madani: Konsepsi Islam, Politik, dan Negara

    Tidak ada suatu keharusan bagi seorang Muslim untuk memilih lembaga berlabel Islam, mulai dari kelompok arisan sampai kepala negara. Islami atau tidaknya sebuah lembaga bukan diidentifikasiakan oleh simbol-simbol Islam. Tidak etis apabila sebuah lembaga Islam mengklaim dirinya paling islami ketimbang yang lain. Ketika dengan pola pikir yang melulu simbolis, kemudian orang mempersalahkan lembaga-lembaga yang berlabel non-Islam, terjadilah formalisasi nilai; awal dari degradasi dan manipulasi nilai itu sendiri. ~ Fairouza Nouruzzaman Hasani

  • Pergerakan - Sejarah Budaya - Seri

    The Jakarta Method: CIA dan Operasi Proksi Militer 1950 ~ Bagian 3

    Keberhasilan Metode Jakarta ini akhirnya diekspor ke seluruh dunia untuk menghancurkan gerakan-gerakan kiri seperti di Vietnam dan di Korea Selatan. "..Keberhasilan pemilu Chile 1970 yang demokratis, juga dirusak oleh CIA yang melakukan psy-war dengan ancaman men-Jakarta-kan Chile dengan kudeta berdarah untuk membunuh presiden. Diikuti Dirty War Argentina (1976) Sama dengan apa yang terjadi di Jakarta-Chile."

  • Pergerakan - Sejarah Budaya - Seri

    Bangkitnya Intelektual dan Pergerakan Nasional 1928 ~ Bagian 2

    Jauh sebelum kongres I, pada 1925 Naar de 'Republiek Indonesia' (Menuju Republik Indonesia) karya Tan Malaka diterbitkan di Tokyo, Jepang. Karya itu adalah manifesto tentang negara Indonesia yang bebas dari imperialisme. Tan menulis konsepsinya jauh sebelum konsep Sukarno dalam Indonesia Menggugat (1930) dan Mohammad Hatta dalam Indonesia Vrij (Indonesia Merdeka, 1928).

  • Pergerakan - Sejarah Budaya - Seri

    Seri Sejarah Pergerakan Indonesia: 1 Mempelajari Pola yang Diulang Sepanjang 2 Abad

    Dalam buku pelajaran "Ngelmu Bumi tahun 1925, disinggung komposisi warga selain keturunan China, juga disebut adanya orang “Timur Asing” alias Vreemde Oosterlingen. Di buku itu dijelaskan (pada Bab Pemerintahan) bahwa Hindia Belanda ditinggali 98% pribumi dan 2% orang manca. Orang manca dibedakan lagi menjadi Orang Eropa (Europanen) dan vreemde oosterlingen. Orang Eropa adalah mereka yang berasal dari Eropa dan orang kristen yang lahir di negara lainnya termasuk orang Jepang. Selain itu Europanen juga termasuk orang Cina dan pribumi beragama Kristen beserta keturunannya. (Seri Tulisan Sejarah Pergerakan ~ Erwin Abdillah, 2025)