Pada akhirnya, tantangan terbesar dalam kehidupan publik hari ini adalah menjaga akal sehat di tengah banjir informasi yang tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan. Menghargai kerja pengetahuan bukan berarti menelan mentah-mentah setiap pendapat ahli, tetapi menimbang argumen dengan jernih dan memahami proses panjang yang membuat suatu pengetahuan bisa dipercaya. Ketika masyarakat mampu menempatkan diri secara proporsional, tidak anti-keahlian tetapi juga tidak taklid, ruang diskusi dapat kembali berfungsi sebagai tempat mencari jalan keluar, bukan arena saling mengungguli tanpa dasar. Dengan sikap seperti itu, keputusan bersama dapat diambil dengan lebih matang dan kehidupan publik bergerak dengan arah yang lebih pasti. ~ Hamdan Abror, 2025.
-
-
Dari kacamata Teknologi Pendidikan, kurikulum kita berada dalam paradoks yang membahayakan. Kita masih terjebak pada model transmisi pengetahuan era industri lama, di mana keberhasilan diukur dari seberapa banyak fakta yang bisa dihafal. Sementara itu, kemampuan yang sesungguhnya dibutuhkan di Abad ke-21 seperti pemecahan masalah kompleks, berpikir kritis, kreativitas, dan literasi data justru terpinggirkan. ~ Hendra Susanto 2025
-
Pola pikir komputasional dapat menumbuhkan karakter siswa yang lebih tangguh dan adaptif. Di dunia nyata, masalah jarang sekali muncul dalam bentuk sederhana. Sering kali, seseorang harus menghadapi situasi kompleks yang tidak memiliki satu jawaban pasti. Dengan terbiasa menganalisis masalah secara terstruktur, siswa akan lebih percaya diri menghadapi tantangan. Mereka tidak mudah menyerah ketika menemui hambatan, karena mereka memiliki cara berpikir yang membantu mereka memetakan masalah, merumuskan alternatif solusi, dan menguji langkah-langkah yang paling efektif. ~ Dian Asmarajati, 2025
-
Bodoh, ia lupa kepada kedua orang tuanya, bapaknya bukan orang yang lahir dari keluarga kaya, tapi ibunya tetap bersedia menjadi pendamping bapaknya, mendampingi menghadapi hidup yang serba susah. Sukur tak pernah berpikir untuk mendapatkan istri macam ibunya. Barangkali di mata Sukur, ibunyalah yang bodoh, mau saja menjadi istri orang miskin. ~ Wasito Utomo, 2013
-
Pada akhirnya, segala macam dinamika yang terjadi tetaplah menjadi fakta sejarah yang mungkin akan terlupakan atau tetap tercatat dan diingat oleh manusia. Tetapi, proses hari-hari ini ditentukan oleh respon kita yang kemudian berwujud menjadi suatu tindakan. NU tidak akan runtuh hanya karena masalah besar yang menerpa, tetapi justru berasal dari masalah-masalah kecil yang berubah wujud menjadi kebiasaan, menjelma menjadi sesuatu yang lumrah kemudian berubah menjadi karakter yang tidak siap menjawab tantangan zaman. ~ Yoga Aditya L, 2025.
-
Mungkin, krisis hari ini memang harus terjadi. Ia memaksa NU bercermin, menilai dirinya, dan menentukan ulang orientasi zaman. Jika risalah Syuriah adalah alarm, maka konflik ini adalah kesempatan: kesempatan untuk menata ulang hubungan tradisi–modernitas dalam tubuh NU, kesempatan untuk memperjelas batas antara diplomasi dan kompromi, kesempatan untuk menyaring kembali mana yang barakah dan mana yang hanya gemerlap global. ~ Fairouza, 2025.
-
Prison Notebooks adalah monumen pikiran yang tidak lahir dari kemenangan, tetapi dari kekalahan yang diolah menjadi refleksi mendalam. Dari isolasi yang nyaris membungkam, Gramsci merumuskan teori yang justru menghidupkan kembali tradisi Marxis dan menembus batas abad dua puluh. Karya itu kini menjadi rujukan wajib bagi siapa pun yang ingin memahami bagaimana kekuasaan dipertahankan dan bagaimana ia dapat ditantang. Dalam dunia yang terus berputar di bawah hegemoni baru, gagasan gagasan Gramsci tetap bersinar sebagai panduan untuk membaca kenyataan dan membayangkan masa depan yang lebih adil. ~ Hamdan Abror, 2025.
-
Tidak ada demokrasi yang mati dalam satu malam. Tidak ada suara dentuman yang tiba tiba mengumumkan akhir dari sebuah tatanan politik yang selama ini diyakini sebagai cara paling rasional untuk mengelola kekuasaan. Dalam banyak kasus, demokrasi justru padam seperti api kecil di sudut ruangan yang perlahan kehabisan oksigen. Ia tidak runtuh karena serangan frontal, tetapi melemah dari dalam dirinya sendiri. ~ Hamdan Abror, 2025.
-
Bukit masih mengisyaratkan hujan / Ketika langit semakin tua / Mengandung uap musim jagat yang renta / Sedang aku memanggil dari tahun-tahun yang aman / Dari tanah yang memelihara para tualang. ~ Yona Al'ainaa, Ziarah Tembuni, 2025
-
Anak muda di daerah yang miskin sebenarnya juga melakukan hal yang sama dengan Icarus, merajut sayap untuk terbang meninggalkan daerahnya, dengan konsekuensi yang juga mereka tidak diketahui. Beberapa Icarus berhasil mengalahkan matahari dan menjelajahi dunia, sebagian lagi sayapnya terbakar dan mati dengan cara mengenaskan di laut Aegea. Tetapi, masih ada pemuda-pemuda yang sinis dengan orang seperti Icarus, tak pernah merajut sayap dan memilih menjadi petani tua tanpa pernah melihat dunia. ~ Yoga Aditya, 2025